Sebagai upaya tanggap bencana, berpegang pada Peraturan Menteri PUPR No 7 tahun 2015 tentang pengamanan pantai, Balai Wilayah Sungai Sulawesi III Palu melakukan langkah strategis dengan mendirikan bangunan pengaman pantai untuk mencegah terjadinya abrasi yang masuk ke permukiman warga di pesisir Pantai Pasangkayu, Provinsi Sulawesi Barat.
Pembangunan Pengaman Abrasi Pantai Pasangkayu tahap I dibangun dengan struktur bangunan tembok laut atau disebut Sea Wall. Struktur bangunan ini berupa tembok yang dibangun melintang sejajar pantai sepanjang 1,2 km yang berfungsi sebagai pelindung dari hempasan gelombang air laut ke daratan dan mengurangi limpahan genangan areal pantai di belakangnya, seperti yang disebutkan dalam surat edaran Menteri PUPR No. 7/ SE/M/2010.
Pada hari Senin, 16 Oktober 2023, Kepala Balai BWS Sulawesi III Palu, Dedi Yudha Lesmana, S.T., M.T., beserta jajaran melakukan Monitoring dan Evaluasi (Monev) langsung untuk meninjau dan menekan progres pengerjaan bangunan pengaman abrasi Pantai Pasangkayu agar bisa dikebut dan diselesaikan sesuai target.
Berdasarkan Permen PU Nomor 28 Tahun 2015 tentang Penetapan Garis Sempadan Sungai dan Garis Sempadan Danau Menteri Pekerjaan Umum Dan Perumahan Rakyat mempunyai wewenang…
Peningkatan Kapasitas Tenaga Pendamping Masyarakat pada Program P3TGAI Tahap II di Sulawesi Barat
Sulawesi Barat, 12 September 2024 - Sebagai bagian…
Palu - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) melaksanakan kunjungan kerja di Sulawesi Tengah yang berlangsung…
Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi III Palu menggelar Focus Group Discussion (FGD) yang dipimpin langsung oleh Kepala BWS Sulawesi III Palu, Dedi Yudha Lesmana, S.T.,…
POSTER
KONTAK
BERITA PUPR
APLIKASI
PENGUNJUNG
Balai Wilayah Sungai Sulawesi III mempunyai tugas menyelenggarakan perumusan dan pelaksanaan kebijakan di bidang pengelolaan sumber daya air sesuai dengan ketentuan perundang-undangan
© Copyright 2018. sda.pu.go.id/bwssulawesi3. All Rights Reserved